Gunung Semeru Erupsi Dua Kali, Kolom Abu Mencapai 800 Meter

Malang – Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami peningkatan aktivitas. Pada Jumat pagi, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu meletus dua kali dan menghasilkan kolom abu setinggi ratusan meter.

Letusan pertama terjadi sekitar pukul 05.10 WIB. Saat itu, kolom abu terangkat hingga kurang lebih 700 meter di atas puncak, atau berada di ketinggian sekitar 4.376 meter di atas permukaan laut. Sekitar 45 menit kemudian, tepatnya pada pukul 05.55 WIB, erupsi kedua menyusul dengan tinggi kolom mencapai sekitar 800 meter atau setara 4.476 mdpl.

Asap erupsi terpantau berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak menuju timur laut. Seismograf mencatat aktivitas ini dengan amplitudo maksimum 22 mm. Durasi masing-masing erupsi berlangsung 119 detik untuk erupsi pertama dan 98 detik pada erupsi kedua.

Saat ini, Semeru masih berada pada status Level II (Waspada). Berdasarkan tingkat aktivitas tersebut, PVMBG memberikan sejumlah arahan keselamatan kepada masyarakat. Warga dilarang beraktivitas pada sektor tenggara gunung, terutama di sepanjang Besuk Kobokan, hingga radius delapan kilometer dari puncak. Selain itu, penduduk diminta menjauhi area hingga 500 meter dari tepi sungai yang berada di jalur aliran Besuk Kobokan karena wilayah tersebut berpotensi dilewati awan panas dan lahar sejauh 13 kilometer dari puncak.

Pembatasan aktivitas juga diberlakukan dalam radius tiga kilometer dari kawah karena rawan lontaran material pijar. Masyarakat yang tinggal di sekitar lereng Semeru diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas guguran, aliran lava, maupun lahar hujan yang dapat bergerak melalui sungai-sungai yang berhulu di puncak, seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, beserta anak sungainya.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *